Khamis, 29 Mei 2025

Tiga Aliran Nama Tuhan dalam Sejarah Penyelamatan


Pendahuluan 

Dalam perjalanan sejarah manusia, Tuhan menyatakan diri-Nya dengan berbagai cara — melalui ciptaan, nabi-nabi, hukum, dan akhirnya melalui Firman yang menjadi manusia. Salah satu cara paling kuat Tuhan menyatakan diri-Nya adalah melalui nama-Nya. Nama-nama Tuhan bukan sekadar gelaran, tetapi wahyu yang hidup dan bekerja dalam penyelamatan umat-Nya. Dalam pengamatan yang mendalam, kita dapat merangkum karya penyelamatan Tuhan dalam tiga aliran nama:


1. Nama-Nama Perjanjian (Covenanted Names)

2. Nama-Nama Kekal (Immutable Names)

3. Firman Allah sebagai Nama (The Word of God as His Name)


---

1. Nama-Nama Perjanjian Tuhan (The Covenanted Names of God

Nama-nama ini muncul dalam konteks Tuhan membentuk hubungan perjanjian dengan umat-Nya. Nama-nama ini menegaskan kehadiran, pertolongan, dan komitmen Tuhan dalam kehidupan nyata. Contoh-contoh utama termasuk:


YHWH-Yireh – Tuhan yang menyediakan (Kej 22:14)

YHWH-Rapha – Tuhan yang menyembuhkan (Kel 15:26)

YHWH-Nissi – Tuhan panji kemenangan (Kel 17:15)

YHWH-Shalom – Tuhan damai (Hak 6:24)


Nama-nama ini mengungkap siapa Tuhan bagi umat-Nya, dan bagaimana Dia menyatakan kasih dan kuasa-Nya dalam konteks perjanjian.

Perjanjian Tuhan dengan Noah


1 Lalu Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: “Beranak cuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi. 

8 Berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknya yang bersama-sama dengan dia: 9 “Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu, 10 dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi. 11 Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.” 12 Dan Allah berfirman: “Inilah tanda perjanjian yang Ku adakan antara Aku, dan kamu serta segala makhluk yang hidup, yang bersama-sama dengan kamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya: 13 Busur-Ku Ku taruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi. 14 Apabila kemudian Ku datangkan awan, di atas bumi dan busur itu tampak di awan, 15 maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup. 16 Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi.” Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Inilah TANDA PERJANJIAN yang Kuadakan antara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi.” (TB Kej 9:1,8-17)

Perjanjian Tuhan dan Abraham

Lagi firman Tuhan kepadanya: “Akulah Tuhan, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu.” Kata Abram: “Ya Tuhan Allah, dari manakah aku tahu, bahwa aku akan memilikinya?” Firman Tuhan kepadanya: “Ambillah bagi-Ku seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati.” Diambilnyalah semuanya itu bagi Tuhan, dipotong dua, lalu diletakkannya bagian-bagian itu yang satu di samping yang lain, tetapi burung-burung itu tidak dipotong dua. Ketika burung-burung buas hinggap pada daging binatang-binatang itu, maka Abram mengusirnya. Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu turunlah meliputinya gelap gulita yang mengerikan. Firman Tuhan kepada Abram: “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya. Tetapi bangsa yang akan memperbudak mereka, akan Kuhukum, dan sesudah itu mereka akan keluar dengan membawa harta benda yang banyak. Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan sejahtera; engkau akan dikuburkan pada waktu telah putih rambutmu. Tetapi keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori itu belum genap.” Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu. Pada hari itulah Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat: yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon, orang Het, orang Feris, orang Refaim, orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu.” (TB Kej 15:7-21)

Perjanjian Tuhan dengan Yaakub/Israel


Berdirilah Tuhan di sampingnya dan berfirman: “Akulah Tuhan, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.” (TB Kej 28:13-15)


Perjanjian Tuhan dengan the New Zion dalam Perjanjian Baru di dalam Kristus 

Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman Tuhan, Aku akan mengadakan PERJANJIAN BARU dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman Tuhan. Tetapi beginilah PERJANJIAN yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman Tuhan, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.” (TB Yer 31:31-34)

---


2. Nama-Nama Kekal Tuhan (The Immutable Names of God


Nama-nama ini mengungkapkan sifat kekal dan tidak berubah dari Tuhan. Ia adalah Allah yang sama dahulu, sekarang, dan selama-lamanya:


El Shaddai – Allah Yang Mahakuasa (Kej 17:1)

El Elyon – Allah Yang Mahatinggi (Kej 14:18-20)

El Olam – Allah Yang Kekal (Kej 21:33)

El Roi – Allah Yang Melihat (Kej 16:13)

YHVH - The Great Mercy of God

I AM THAT I AM - Ehyeh Asher Ehyeh

Keluaran  34: 5-7 

Turunlah Tuhan dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama Tuhan. Berjalanlah Tuhan lewat dari depannya dan berseru: “ Tuhan, Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.” (TB Kel 34:5-7)


Nama-nama ini lebih menekankan pada keagungan dan keberadaan Tuhan yang transenden dan tidak terbatas.


3.  The Word of God – His Name is the Word of God


(Firman Allah: Nama-Nya adalah Firman Allah)

 “...dan nama-Nya ialah: Firman Allah.” – Wahyu 19:13

Ini adalah penyataan tertinggi dan terakhir dari Allah — bukan hanya nama, tetapi Firman yang menjadi manusia (Yoh 1:1,14).


Yesus disebut:

Logos – Firman Hidup

Imanuel – Allah menyertai kita

Anak Domba Allah – Penggenap segala korban



Selasa, 19 Mac 2024

...oleh kuasa darah suci-Nya...

 

...kalau aku berbuat dosa, maka Engkau akan mengawasi aku, dan Engkau tidak akan membebaskan aku dari pada kesalahanku. (TB Ayb. 10:14)

...dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya(TB Why. 1:5)

5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya (oleh darah suci Yeshua) kita menjadi sembuh. (TB Yes. 53:5)

Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya, dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu, di atas mezbah (darah itu untuk tujuan doa ritus untuk mendapat 'redemption/atonement'), untuk mengadakan PENDAMAIAN bagi nyawamu, karena darah mengadakan PENDAMAIAN dengan perantaraan nyawa. (TB Imamat. 17:11)

 

    Orang yang berdosa ialah orang yang bersalah. Orang yang mempunyai kesalahan berseteru dengan kerajaan Allah. Oleh itu, orang yang bersalah ditandai sebagai orang bersalah, tertakluk kepada kutuk, dan layak dihukum oleh Tuhan, melainkan dia terikat dalam Perjanjian Pendamaian lalu menerima berkat pengampunan dosa.

    Ikatan Perjanjian Pendamaian ini dimeteraikan dengan tanda darah. Malah, orang yang percaya pun akan dimurkai Tuhan sekiranya tiada ikatan Perjanjian Pendamaian. Orang yang tidak percaya 'nama' (Kasih Setia) Tuhan tidak akan mendapat berkat Tuhan kerana dosa menyebabkan seseorang itu berseteru dengan Roh Tuhan. Oleh itu, orang berdosa perlu didamaikan terlebih dahulu melalui Perjanjian Darah (Blood Covenant). Orang percaya perlu memasuki Perjanjian Damai (rest) tersebut sebelum dapat menerima segala berkat sorgawi.

    Para Patriark dan Perjanjian Sinai, Gembala/Imam/Nabi perlu menyempurnakan upacara pendamaian terlebih dahulu melalui korban penghapus dosa (Sin Offering) di atas mezbah/altar,  barulah umat Tuhan dapat memasuki Perjanjian Pendamaian.  Paskah di Mesir adalah upacar altar yang perlu diselesaikan supaya mereka tidak ditimpa murka Tuhan.  To be passed over artinya  diperdamaikan dengan Tuhan! Menjadi ahli-ahli keluarga ahli.  Anugerah pendamaian yang dikurniakan Tuhan melalui ritus darah di atas mezbah mestilah berstatus ‘Selesai’. Berkat Paskah itu diterima dengan iman.

    Hanya apabila upacara ritus pendamaian (ritual prayer) itu ‘Selesai’, barulah pendamaian atau perhentian (rest) dapat diwujudkan antara Tuhan dengan umat-Nya. Perjanjian Pendamaian melalui curahan darah Domba Allah (Sin Offering) merupakan ‘Jalan’ ibadah untuk berdamai dengan Roh Tuhan yang kekudusan-Nya bagaikan api yang menghanguskan. Tanpa pendamaian dengan Roh Tuhan, kita berada dalam posisi berseteru dengan Sang Pencipta yang Mahakudus.

    Tanpa Yeshua sebagai Domba Allah, Raja Damai, dan Imam Agung mengikut Ordo Melkisedek, kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan, malah tidak mempunyai sebarang arti dalam karya penciptaan-Nya hingga membawa kita kepada kebinasaan. Hanya di dalam ‘pendamaian’ (rest) Kristus, kita menemukan arti rencana Tuhan yang indah, iaitu keselamatan (penyembuhan luka-luka rohani) dan penebusan (pelepasan daripada kesalahan) bagi manusia berdosa, sehingga kita beroleh kehidupan yang kekal abadi.

    Oleh itu, jika sekiranya upacara pendamaian ‘tidak selesai’, roh kita akan sentiasa berada dalam keadaan gelisah (restlessness) atau sebagai pengembara yang resah (restless wanderer), seperti Kain yang menjadi restless wanderer selepas membunuh adiknya, Habel. Ibadahnya yang keliru tidak dapat menyelesai perseteruan tersebut. Sepatutnya, perseteruan itu diselesaikan melalui ‘Jalan’ ibadah yang betul dan benar.

    Puji dan syukur kepada Yeshua Kristus kerana Jalan ibadah yang tidak pernah selesai pada zaman dahulu telah diselesaikan melalui pelayanan Melkisedek di bumi dengan persembahan darah suci Yeshua di atas kayu salib. Yohanes 19:30 mencatatkan sabda Yeshua: ‘Sudah selesai.’

    Dalam Perjanjian Lama, biarpun doa ritus dan persembahan darah binatang selesai dijalankan, hal itu belum tentu didengar oleh Allah Bapa di sorga. Ritus darah binatang yang penuh keterbatasan tidak dapat menghapuskan dosa-dosa dunia. Namun, melalui darah suci Yeshua dan satu kali pengorbanan sempurna mengikut Ordo Melkisedek, Dia telah menghapuskan semua dosa dunia dan menelan segala kutuk.

  Dari sudut pandang rohani, penyelesaian upacara darah bermakna kita diterima oleh tuhan melalui pendamaian (rest). segala berkat sorgawi (blessing) akan menyusul selepas kita memasuki pendamaian tersebut, dan akhirnya barulah kita memohon berkat pengudusan.

    Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: Sudah Selesai.’ (Doa/Pelayanan Imam Melkisedek, Yeshua Kristus, selaku Pribadi Utusan Sorgawi, telah menyelesaikan upacara pendamaian untuk umat manusia) Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. (TB Yoh. 19:30)

Antara hal yang disempurnakan dalam kematian Yeshua ialah nubuat Allah Bapa (YHVH) tentang tujuan kematian Yeshua menurut Kitab Yesaya 53:1–12:

1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar (Berita Baik / Injil Allah) dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan? 2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan Tuhan dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya. 3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. 4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. 5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. 6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. 7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. 8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? 9 Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. 10 Tetapi Tuhan berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan (mewakili Imamat 17:11 – mati sepenuhnya supaya pelayanan Melkisedek menggenapi Hukum Taurat, nubuat Para Nabi, dan Kitab Mazmur). Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai KORBAN PENEBUS SALAH, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak Tuhan akan terlaksana olehnya. 11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul. 12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak. (TB Yes. 53:1-12)

    Kematian Yeshua Kristus di atas kayu salib pada hakikatnya ialah ritus Imam Agung Melkisedek di bumi melalui pencurahan darah suci Domba Allah yang tidak bercacat cela. Hasil daripada pelayanan Melkisedek yang berstatus SUDAH SELESAI membolehkan segala berkat sorgawi mengalir tanpa henti, atau disebut dalam bahasa Ibrani sebagai Immanuel. Malah, Dia telah menggenapi dan menyempurnakan Upacara PENDAMAIAN di bumi, iaitu Sabbath Rest melalui kematian-Nya, sama seperti Rest di sorga yang telah selesai sejak hari ketujuh penciptaan (Ibrani 4).

 

1 IMAN adalah DASAR dari segala sesuatu yang kita harapkan dan BUKTI dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.  2 Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. (TB Ibr. 11:1-2)

Sebab itu beginilah firman Tuhan Allah: “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai DASAR di Sion sebuah BATU, BATU yang TERUJI, sebuah BATU PENJURU yang mahal, suatu DASAR yang teguh: Siapa yang PERCAYA, tidak akan gelisah (restless spirit)! (TB Yes. 28:16)

10 The Lord said, “What have you done? Listen! Your brother’s blood cries out to me from the ground. 11 Now you are under a curse and driven from the ground, which opened its mouth to receive your brother’s blood from your hand. 12 When you work the ground, it will no longer yield its crops for you. You will be a restless wanderer on the earth.13 Cain said to the Lord, “My punishment is more than I can bear. 14 Today you are driving me from the land, and I will be hidden from your presence; I will be a restless wanderer on the earth, and whoever finds me will kill me.”15 But the Lord said to him, “Not so; anyone who kills Cain will suffer vengeance seven times over.” Then the Lord put a mark on Cain so that no one who found him would kill him. 16 So Cain went out from the Lord’s presence and lived in the land of Nod, east of Eden. (NIV Gen. 4:10–16)

21 Dan Tuhan Allah membuat pakaian (Perkataan ‘pakaian’ berarti: menutupi ketelanjangan tubuh rohani atau balutan kesembuhan luka-luka dosa. Balutan buatan manusia hanya mampu menutupi ketelanjangan fizikal, tetapi balutan daripada Tuhan mampu menutupi ketelanjangan rohani manusia) dari kulit binatang (‘kulit binatang’ bererti ada korban atau darah domba/kambing yang dicurahkan; tipologi Kristus dalam ayat 21, iaitu kiasan atau bayangan tentang Kristus yang tersirat) untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. (TB Kej. 3:21)

    Keselamatan bermaksud kesembuhan luka-luka dalam roh. Luka-luka dalam tubuh rohani manusia disebabkan oleh dosa. Semakin banyak luka, semakin banyak dosa, yang menyebabkan jiwa menjadi letih lesu. Pengumpulan dosa tanpa penyembuhan menyebabkan luka rohani semakin parah dan beban hidup menjadi semakin berat.

5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh. (TB Yes. 53:5) 

53 Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. 54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. 55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. 56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. (TB Yoh. 6:53-56) 

6 Inilah Dia yang telah datang dengan AIR dan DARAH, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan AIR dan dengan DARAH. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. 7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. 8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: ROH dan AIR dan DARAH dan ketiganya adalah satu. 9 Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. 10 Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. 11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. 12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. (TB 1Yoh. 5:6-12)

    Sebelum kita menerima BERKAT pengampunan dosa (KESELAMATAN dan PENEBUSAN), kita perlu memasuki Perjanjian Pendamaian antara Tuhan dengan Umat Perjanjian (Sion Perjanjian Baru). Keselamatan ialah penyembuhan luka-luka tubuh rohani, manakala Penebusan pula ialah pelepasan daripada kesalahan melalui pengakuan dosa yang dibenarkan oleh darah suci Yeshua.

    Apabila kesalahan diampuni secara menyeluruh, seseorang itu dibenarkan (justified). Orang yang terus melakukan kesalahan bukanlah orang benar, melainkan orang bersalah yang layak dihukum di bawah kutuk Taurat. Hanya pengampunan Tuhan yang dapat melepaskan kesalahan kita sehingga kita diakui sebagai orang yang dibenarkan oleh-Nya.

    Tuhan yang nama-Nya KASIH SETIA sentiasa mengampuni kita. Oleh itu, pemazmur menggambarkan-Nya melalui ungkapan: "...Dia menanggung beban kita setiap hari..." (Mazmur 68:19 / TB Mazmur 68:20). Orang yang diampuni setiap hari oleh Kasih Setia Roh Tuhan dipanggil sebagai 'orang benar'.

    Dalam proses kematian fizikal Yeshua, korban penghapus dosa (sin offering) dan korban penebus salah (guilt offering) telah disempurnakan oleh Imam Agung Sorgawi melalui cara yang tidak dapat dilihat oleh mata kasar manusia. Kematian Yeshua Kristus sebagai Domba Allah di atas mezbah bumi (Salib Suci) merupakan ritus Ordo Melkisedek (divine rites) di bumi.  Mereka yang ditakdirkan dan ditarik oleh Bapa untuk datang kepada Mesias sahaja yang dapat melihat kebenaran Kayu Salib Yesus sebagai Perdamaian, Penebusan dan Keselamatan!

Mengikut ritus Melkisedek, kita tidak boleh terus menerima berkat apabila memohonnya, kerana kita mesti DIPERDAMAIKAN (redeemed/atoned) terlebih dahulu sebelum berkat pengampunan dosa dapat diterima. Urutannya ialah:


Ritus Pendamaian (Altar Rites – Penggenapan di Salib Suci)

Penyempurnaan Ritus (Yohanes 19:30 – ‘Sudah Selesai’)

Pendamaian / Perhentian (‘rest’)

Berkat Immanuel mengalir kepada orang percaya.

 

    Dasar keyakinan kita untuk menerima pengampunan dosa ialah Ritus Pendamaian yang telah disempurnakan oleh Raja Damai. Jika ritus ini tidak selesai di bumi, maka berkat pengampunan tidak akan mengalir secara Immanuel. Yeshua telah menyempurnakan Firman mengenai dengan pengorbanan-Nya mengikut Ordo Melkisedek untuk menghapuskan dosa dunia selama tiga jam di atas kayu salib, dari jam 12.00 tengah hari hingga jam 3.00 petang. Berkat Immanuel tidak akan hadir jika pengorbanan tersebut terhenti di tengah jalan. Namun, puji Tuhan kerana Yeshua telah menyempurnakannya sehingga ke titisan darah terakhir demi menyelamatkan dan menebus roh manusia.

11 And this is the testimony: God gave us eternal life, and this life is in his Son. 12 Whoever has the Son has life; whoever does not have the Son of God does not have life. (1 John 5:11-12)

Bagi Allah, roh ialah perkara yang paling utama; tetapi bagi manusia yang bersifat daging, kita sering mendahulukan hal fizikal berbanding hakikat yang sebenar. 

Bagaimanakah kita tahu bahawa kita mempunyai Anak Allah dalam hidup kita?

    Melalui iman, kita memasuki Perjanjian Darah Pendamaian sehingga kita mempunyai Jalan, Pintu, Kunci, dan Pakaian Kebenaran untuk memasuki bilik doa dan menyempurnakan ibadah kita, iaitu doa BAPA KAMI. Ini bukan sekadar luahan di bibir, tetapi melalui iman, kita melakukan kehendak Allah yang dinyatakan dalam doa tersebut.    Melihat wajah Tuhan bukanlah usaha manusiawi, melainkan anugerah dan kasih karunia Tuhan (Yeshua Kristus).

Berbahagialah orang yang suci hatinya (roh yang telah disucikan dan dipulihkan), karena mereka akan melihat Allah. (TB Mat. 5:8)

Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.” (TB Kel. 33: 20)



Rabu, 4 Oktober 2023

...barangsiapa yang berseru kepada NAMA Tuhan akan diselamatkan... (Yoel 2:32)

 

SEGALA SESUATU yang diciptakan oleh Tuhan adalah bermula dari DASAR

 

DASAR ialah nama Tuhan Bapa, nama Tuhan Anak dan nama Tuhan Roh Kudus!

32 Dan barangsiapa yang berseru kepada NAMA Tuhan akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada Keselamatan, seperti yang telah difirmankan Tuhan; dan setiap orang yang dipanggil Tuhan akan termasuk orang-orang yang terlepas.” (kitab suci Yoel 2:32)

 

Ibadah orang-orang beriman melibatkan elemen menyerukan ‘nama Tuhan. Namun, apakah sebenarnya maksud atau arti perkataan ‘iman’ itu dalam konteks kepercayaan Kristen?

 

Apakah Iman itu?

 

Ibrani 11: 1  Iman adalah DASAR dari Segala Sesuatu yang kita harapkan, dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat

 

Kenapa perlu Iman?

 

6 tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari dia (Ibrani 11: 6).

 

Iman orang percaya (Kristen) adalah terfokus kepada Tuhan Yeshua Kristus sebagai Tuhan Anak, Raja Damai, Pengantara dan Juruselamat


Kita Kembali kepada petikan Ibrani 11: 1  yang berbunyi, Iman adalah DASAR dari segala sesuatu yang kita harapkan, dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.  “Dasar” itu ada dinubuatkan dalam Yesaya 28: 16.

 

16 Allah : "sesungguhnya, aku meletakkan sebagai DASAR (dasar untuk penebusan, perdamaian, pengantaraan, dan sumpahan Perjanjian Perdamaian) di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru (Kristus) yang mahal, suatu DASAR yang teguh (Kristus): siapa yang percaya, tidak akan gelisah (‘rest’) ! (Yesaya 28: 16).

 

Kenapa percaya kepada DASAR itu tidak akan gelisah?

 

Sebab percaya kepada Yeshua berarti kita meletakkan diri kita kepada posisi yang diperdamaikan (reconciled) selalu dengan Sang Pencipta yang Mahakudus dan juga ciptaan yang sakral (sacred creations) oleh darah suci Yeshua yang dapat melepaskan diri kita dari belenggu dosa (sengat maut) dan juga mendapat kesembuhan dari segala luka-luka roh. Itulah sebabnya kita senantiasa bersyukur dan memuliakan Tuhan kerana kita telah diperdamaikan dengan (reconciled with) Tuhan yang Kudus.

 

………………………………………………………………………………………

DASAR itu seringkasnya merujuk kepada peribadi Tuhan Yeshua Kristus yang telah ada wujud bersama-sama dengan Tuhan Bapa dari semula: Akulah Alpha dan Omega! Tetapi, pada mulanya ia hanya disebut sebagai Firman (Yohanes 1: 1) dan bukanlah Yeshua.  SEGALA SESUATU merujuk kepada segala sesuatu yang kita harapkan dari Allah, iaitu Kristus sebagai Jalan, Pintu, Kunci & Baju Kebenaran/Kudus untuk berurusan dengan Tuhan Allah Bapa.

 

………………………………………………………………………………………

 

13 ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan anakNya yang kekasih; 14 di dalam dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. 15       ia adalah gambar Allah  yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari SEGALA yang diciptakan, 16 karena di dalam dialah telah diciptakan SEGALA SESUATU, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; SEGALA SESUATU diciptakan oleh dia dan untuk dia. 17 ia ada terlebih dahulu dari SEGALA SESUATU dan SEGALA SESUATU ada di dalam dia. 18 ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga ia yang lebih utama dalam SEGALA SESUATU. 19 karena seluruh kepenuhan Allah  berkenan diam di dalam dia, 20 dan oleh dialah ia memperdamaikan SEGALA SESUATU dengan dirinya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di Sorga, sesudah ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus (Kolose 1: 13-20).


Dasar itu ialah Yeshua Kristus! Maka, iman adalah berarti kita percaya kepada dasar dari segala sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan sendiri, iaitu Yeshua Kristus. Dia telah menyempurnakan tiga perkara tunjang, iaitu sebagai Domba Paskah Tuhan (Perdamaian), Imam Agung Melkisedek (pengantara untuk perdamaian dan berkat  ), dan juga sebagai  Raja Damai untuk urusan sumpahan Perjanjian Perdamaian kepada anak-anak Tuhan yang dari semula, sebelumpun dunia ini telah dijadikan, kita sebagai pilihan Tuhan sudah ditentukan atau ditakdirkan untuk menjadi kudus di dalam Kristus. Perkataan nama  Yeshua sendiri membawa arti salvation/keselamatan . Yeshua adalah the way of salvation for all the nations on earth. Ia adalah dinubuatkan samada secara typology, nubuat nabi-nabi mahupun nubuat itu dalam bentuk lirik-lirik lagu Mazmur, yaitu sebagai the Way, the Gate, the Keys and the Garment of righteousness/holy garment.

 

1 karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 2 marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan, tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah (Ibrani 12:1-2).

Fungsi salib/altar [darah suci Yeshua] ialah menghapuskan dosa-dosa dunia; memikul salib artinya tanggungjawab kita untuk menyelesaikan dosa-dosa dengan beriman kepada darah suci Yeshua dan juga menuruti hukum kasih. Bukan sahaja beriman kepada Anak Sulung Kambing Domba Tuhan, Domba Paskah,  tetapi juga memikul tanggungjawab iaitu mempraktikkan hukum kasih yang diberikan oleh Yeshua. Righteous men or the prophets hang unto these two golden laws of love. And the practice of these laws of love is well depicted by the act of carrying the cross just like Jesus Christ who carried the cross as an altar on earth in outpouring Divine great mercy unto mankind!

 

Why do we want the Saviour to be the author and finisher of our faith?

 

Because he knows our potential perfectly, he will take us to the places we have never imagined ourselves.  I testify that the Saviour is “the author and finisher of our faith [Hebrews 12:2].

 

Iman Abraham bukanlah dicipta oleh kemampuan kapasiti intelek, melainkan Tuhanlah yang mengarang dan menyempurnakan iman Abraham. Demikianlah juga iman semua nabi-nabi dan semua orang percaya, the servants of God, bahawa iman mereka dikarang oleh Alchemist or by the Author and the Finisher of our faith~ Yeshua Kristus.

 

Dalam nubuat dari kitab-kitab suci nabi-nabi, identiti Kristus itu dinubuatkan sebagai Tuhan, Domba Tuhan (Korban Paskah)dan juga sebagai Imam Pengantara tertinggi, iaitu Imam Agung Melkisedek. Ia masing-masing boleh dirujuk melalui petikan Yesaya 9:5-6; Mazmur 40: 7,8,9 & Yesaya 53 dan Mazmur 110. Kristus sendiri menjelaskan misiNya untuk datang ke bumi dibaluti manusia dalam Lukas 24: 44-45. Ia mengatakan bahawa Bapa telah memberikan tanggungjawab Penyelamatan dan Penebusan kepadanya dalam Lukas 24: 44 dan juga Yohanes 17, dengan mengatakan bahawa nama Bapa telah diberikan kepada Anak.  Jelas, hanya peribadi beridentiti Tuhan sahaja yang mempunyai nama Tuhan dan dapat melaksanakan tugas-tugas Ketuhanan.

 

5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namaNya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah  yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. 6 Besar kekuasaannya, dan Damai Sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan Keadilan dan Kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan Tuhan semesta alam akan melakukan hal ini. (TB Yesaya 9:5-6)

 

Tuhan Yesus sebagai Utusan Anak Tuhan Mahatinggi dari Bapa telah memberikan kuasa kepada siapa sahaja untuk menjadi anak-anak Tuhan, iaitu mereka yang telah ditakdirkan untuk percaya Tanda (‘T’), iaitu tanda yang boleh dipercayai agar kita dilepaskan dari kesalahan-kesalahan (dosa-dosa) dan tanda itu ialah Darah Suci Yeshua. Tanda yang diberikan oleh Tuhan Yeshua kepada umat manusia untuk dirayakan dalam ibadah sakramen ialah ‘AIR, ROTI, ANGGUR, dan MINYAK! Tanda-tanda itu merujuk kepada karya nama Bapa, nama Anak dan nama Roh Kudus dalam karya Penyelamatan dan juga Penebusan umat manusia. Semua tanda itu diberikan kepada orang percaya dan dimungkin oleh peribadi Yeshua Kristus!


Dalam penghakiman dan penghukuman Tuhan YHVH ke atas kota Yerusalem dalam Kitab Yehezekiel 9, kita diberitahu bahawa orang-orang percaya dikatakan telah menerima ‘tanda’ dari salah seorang dari malaikat penghakiman & penghukuman yang memegang penulis dan tanda yang ditulis oleh malaikat itu ialah huruf “T”. 

4 Firman Tuhan kepadanya: “berjalanlah dari tengah-tengah kota, yaitu yerusalem dan tulislah huruf T ("tav" ialah etymology bagi altar ataupun asal-usul perkataan mezbah, iaitu mezbah untuk perdamaian; mezbah itu ada curahan darah dari korban perdamaian)  pada dahi orang-orang yang berkeluh-kesah (roh nabi-nabi yang berkeluh kesah~roh mereka berdoa ~ groanings in their prayers due to our wounds/sin) karena segala perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan di sana.” (tb Yehezkiel 9:4)

    Dosa-dosa membawa kutuk demi kutuk membelenggu semua Israel. Kutuk membawa hukuman dari Tuhan. Kristus sebagai domba perdamaian membawa sumpahan Perdamaian dan darah suci Yeshua menghapuskan dosa-dosa umat manusia dan melepas kita dari kesalahan-kesalahan melalui pertobatan. Bukti pengampunan Tuhan adalah Darah suci Yeshua yang dicurahkan.  Orang yang tidak mengaku dosa dan  tidak tinggal diam (meniadakan ibadah korban perdamaian) Yesaya 30: 15 tidak akan mendapat keselamatan.  Orang percaya di Yerusalem yang mengaku dosa dan melaksanakan tuntutan korban ibadah korban perdamaian.  ...itulah orang-orang yang berkelah-kesah.

    Kita bukan diterima oleh roh Tuhan berdasarkan usaha kita untuk mematuhi senarai Taurat (10 hukum). Sebab , tiada orang yang dapat ikut 10 hukum itu setiap hari. Malah, setiap orang yang melanggar hukum setiap hari, tanpa mereka sedari, akan berhadapan dengan penghakiman dan hukuman Tuhan. Artinya, jika kita hidup menurut Taurat (berusaha diterima oleh roh Tuhan dengan pematuhan-pematuhan kepada hukum Taurat untuk tujuan diterima Tuhan), maka, kita secara otomatik hidup di bawah kekuasaan kutuk, kerana tiada orang yang dapat mematuhi hukum 10 itu. Tiada yang dapat menggenapi hukum sepuluh itu secara 100 %. 

Malah, Israelpun bukanlah diterima oleh Roh Tuhan YHVH (Bapa), atas alasan mematuhi hukum /Taurat Perjanjian. Firman Allah  dalam kitab-kitab suci seperti Yesaya 30: 15 jelas sekali memberitahu tentang keselamatan itu (penerimaan Allah akan kita).  Mereka tidak diselamatkan, justeru, kerana berusaha mematuhi hukum.  Sebenarnya, mereka diterima oleh roh Tuhan kerana mereka bertobat dan tinggal diam diperdamaikan ~ rest in Christ)

Bertobat seringkasnya berarti mengaku dosa-dosa kepada imam pengantara, dan pengakuan itu dibuat di atas kepala domba korban sin offering dan guilt offering (domba perdamaian). Negara Teokrasi Yahudi ada pertobatan satu negara (the national redemption) yang dinamakan perayaan the day of atonement (Hari Penebusan), sebab mereka satu agama , satu bangsa dan satu Tuhan dan satu kerajaan teokrasi! Pada asalnya rencana Tuhan untuk umat Israel ialah kerajaan imamat yang kudus atau the kingdom of priests and the holy nation. Tiada keselamatan dalam Taurat kerana di dalam Taurat lah Israel tersandung, terpelicuk, dan terperangkap dalam kutuk Taurat.  Ditambah lagi dengan pengaruh kerajaan gelap, iaitu melalui  tipu muslihat iblis dan apara setan yang pandai manupulasi kelemahan-kelemahan daging manusia! Kerana daging itu lemah! Siapakah yang dapat melepaskan kita dari kesalahan-kesalahan dosa-dosa kita yang kita buat setiap hari, supaya kita dilepaskan dari kutuk Tuhan. Siapakah yang akan menyembuhkan bilur-bilur roh kita sehingga roh kita menjadi sihat walafiat, lalu menuju perjalanannya ke Sorga.

...dan dari Yesus Kristus, saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darahnya  (TB Wahyu 1:5)

 

6 inilah dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh [Roh Kudus/Roh Tuhan] adalah kebenaran. 7 sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. 8 dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. 9 kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah  lebih kuat. 10 sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah  tentang anaknya. Barangsiapa percaya kepada anak Allah , ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah , ia membuat dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah  tentang anaknya. 11 dan inilah kesaksian itu: Allah  telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam anakNya. 12 barangsiapa memiliki Anak (Dasar), ia memiliki hidup [hidup kekal abadi] ; barangsiapa tidak memiliki anak, ia tidak memiliki hidup. (TB 1 Yohanes 5:6-12) 

 

    6 tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Tuhan Allah . Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah , ia harus percaya bahwa Allah  ada, dan bahwa Allah  memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari dia (orang yang dipanggil Tuhan). (tb Ibrani 11:6)

 

    13 ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan anaknya yang kekasih; 14 di dalam dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.15 ia adalah gambar Allah  yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, 16 karena di dalam dia-lah (Kristus) telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia. 17 ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam dia.18 ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. 19 karena seluruh kepenuhan Allah  berkenan diam di dalam dia, 20 dan oleh dialah ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. (tb Kolose 1: 13-20)

    16 sebab itu beginilah firman Tuhan Allah : “sesungguhnya, aku meletakkan sebagai dasar di Sion (merujuk kepada profetik Sion iaitu Umat Tuhan mengikut Perjanjian darah Baru) sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: siapa yang percaya, tidak akan gelisah! (tb Yesaya 28:16)

    Hukuman telah dijanjikan bagi mereka yang menolak Yeshua Kristus: "Orang yang jatuh pada batu itu, akan hancur; dan orang yang ditimpa batu itu, akan tergilas menjadi debu" (Matius 21:44).

    Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: "Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita."Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia. (TB Mrk 12:10-12)

    "Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita." (TB Mzm 118:22-23)

    Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada firman Allah; dan untuk itu [hukuman] mereka juga telah disediakan. (TB 1Ptr 2:8)

    Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh. (TB Ef 2:19-22)nama

Jumaat, 8 September 2023

The Way, The Gate, The Key & The Garment

 

     Jika seseorang berurusan dengan realiti alam Roh Tuhan, pencipta langit dan bumi, ia akan diajar oleh Roh Tuhan sendiri agar dapat berkomunikasi dengan alam Roh Tuhan. Tuhan itu Roh. Kita memerlukan ‘jalan’ roh untuk dapat berkomunikasi dengan Roh Tuhan. Justeru itu, curahan Roh Kudus seperti yang dijanjikan oleh Tuhan dalam tulisan nubuat nabi-nabi dalam kitab-kitab suci adalah menjawab kepada soalan tentang kehendak Tuhan untuk berkomunikasi dengan umat manusia! Manusia laki-laki memerlukan komplemen jantinanya iaitu perempuan sebagai, the helper, supaya zuriat daging manusia tidak pupus ataupun supaya manusia daging tidak akan jadi helpless. Roh manusia pula memerlukan, the Helper, Roh Kudus, supaya roh manusia itu mempunyai Roh Penolong atau mempunyai kekuatan rohaniah untuk percaya kepada kebenaran Tuhan dan akhirnya agar roh kita ‘berbuah’ (Galatia 5: 22-23).

    Tuhan itu roh (Yohanes 4: 24) dan ia Suci. Semarak Kesucian rohNya menghanguskan roh-roh manusia yang berdosa; His holiness is the consuming fire! So, we do not invoke his name, if we do not know the Way in dealing with the presence of the holy consuming fire, otherwise we are consumed and would be ended up dead, sick or else, he purposely remained, as if he himself had had ignored us all these whiles. He had purposely positioned himself, as if he was not interested in human affairs, but the truth is that he was " in all things God works for the good of those who love him, who have been called according to his purpose." (Romans 8: 28). He does not descend on us whenever we invoke His presence because we lack the knowledge of God. He said: "my people are destroyed from lack of knowledge. " Because you have rejected knowledge, I also reject you as my priests; because you have ignored the law of your God, i also will ignore your children. (Hosea 4: 6).

Exodus 33: 17-23

17 the lord said to Moses, “I will do the very thing that you have asked; for you have found favor in my sight, and I know you by name.” 18 Moses said, “show me your glory, I pray.” 19 and he said, “I will make all my goodness pass before you, and will proclaim (God’s spell of His graciousness) before you the name, ‘the lord; and I will be gracious to whom I will be gracious, and will show mercy on whom I will show mercy. 20 but,” he said, “you cannot see my face; for no one shall see me and live.” 21 and the lord continued, “see, there is a place (ada kiasan Yeshua iaitu “lekuk batu” untuk 'rest'~ ada perdamaian) by me where you shall stand on the rock; 22 and while my glory passes by I will put you in a cleft (diperdamaikan) of the rock, and I will cover (dressing ~ pakaian kudus & pakaian kebenaran ~ menutupi ketelanjangan)  you with my hand until I have passed by; 23 then I will take away my hand, and you shall see my back; but my face shall not be seen.”

    Seperti nabi Moses, dasar untuk mendapatkan Kasih Karunia ialah Firman Tuhan sendiri yang ia firmankan kepada Nabi Moses. Yeshua Kristus adalah dasar Kasih Karunia, kerana yeshua adalah Firman Allah, kerana namanya adalah Firman Allah (Yesaya 28: 16; Yohannes 1: 1; Wahyu 19: 13 b).

....sebab itu beginilah Firman Tuhan Allah: "sesungguhnya, aku meletakkan sebagai dasar di sion (Umat Tuhan Perjanjian Baru~ gereja) sebuah batu (gunung batu keselamatan~ our mountain rock of salvation~our rock of our salvation,  tempat kita selamat, tempat kita, diperdamaikan, ada lekuk batu ditemukan di sana, secara typology, menemukan perdamaian yang diberikan oleh Raja Damai~ damai sejahtera ku berikan kepada mu ), batu yang teruji (without flaws and defects~ perfect~"murni" - semporna, 7 kali dalam perapian api), sebuah batu penjuru yang mahal (Anak Tuhan yang Mahatinggi~anak sulung yang terutama dari segala ciptaan, biji benih dari segala ciptaan), suatu dasar yang teguh (trustworthy): siapa yang percaya, tidak akan gelisah (gelisah itu artinya 'restlessness. Antonim restlessness ialah "rested" ~ dikenan oleh Roh Tuhan , diberi Kasih Karunia!  Yesaya 28: 16

    Kita sama seperti nabi Moses yang diberikan Kasih Karunia berdasarkan kepada Firman Allah, iaitu Yeshua Kristus. Dialah yang tersembunyi dalam setiap Taurat. The wonderful things of the laws, rahasianya ialah Yeshua Kristus, the sevenfold spirit of Christ dan wonderworks yang ia telah buat kepada sion perjanjian lama dan sion perjanjian baru.  Orang-orang suci bertungkus lumus mengkaji kitab-kitab suci yang ditulis oleh nabi-nabi, siang malam mereka mengkaji kitab-kitab suci, dengan harapan mereka menemukan mutiara, ataupun 'gem' yang boleh diandalkan sebagai dasar kebahagiaan kehidupan di dunia, dan sebenarnya mutiara yang mahal itu, iaitu The Fear of The Lord (Job 28: 28; Isaiah 33: 6; Amsal 9: 10; Amsal 14: 27) ada pada Roh Kristus! Mutiara itu sebenarnya ada pada roh Yeshua Kristus. Lukas 24: 44. Dialah Rahasia Sorga dan rahasia ciptaan! Kebanyakan manusia hanya melihat kemanusiaannya. Mereka tidak melihat divinity kristus !

     Karunia atau kunci itu sendiri adalah menuju kepada harta karun sion, iaitu hikmat. Kelak, kita kenal bahawa hikmat itu ialah Yeshua Kristus kerana di dalam dialah tersembunyi segala hikmat, pengertian dan pengetahuan. Wajah Yeshua Kristus sebenarnya tersembunyi sebagai kiasan atau bayangan (typology) dalam setiap Taurat Tuhan: dan inilah yang dimaksudkan sebagai the wonderful things of the laws: hidden Christ.  

   Selepas Adam dan Eve diusir dari Eden, pintu Eden iaitu pintu realiti keberadaan Roh Tuhan telah tertutup dan dijagai oleh malaikat kerub -Archangel Ohri-El . Sejak itu realiti Tuhan semakin pudar dan hilang dari penanggapan kognitif dan pengertian rohaniah manusia  keturunan adam. Kehilangan pintu itu telah depriving manusia dari keyakinan akan berkat ilahi, iaitu pengampunan dosa-dosa. Namun, Tuhan telah membuka pintu hadiratnya  di bumi dan hadirat roh Tuhan itu dipanggil 'Rumah Tuhan' , "Yeshua menyebutnya sebagai kamar yang terdalam (the deeper chamber atau the deep of man berhubungan dengan the deep of God), atau Patriarch Yakub pernah menemukannya,  sebagai hadirat roh Tuhan dalam kitab suci Kejadian 28, dan Yakub menamakan  hadirat Roh Ehyeh Asher Ehyeh  itu sebagai, Beth-El (rumah Tuhan/kamar), sebelumnya lokasi itu dinamai tanah Luz, dan ia dalam perjalanan ke Padan Aram untuk mencari jodoh di tempat pamannya. Sampai sekarang, tempat ia menemukan Roh Tuhan, Yahweh, itu menjadi nama kepada tempat itu, iaitu pekan Bethel.

     Rumah Tuhan dalam Kitab Suci Taurat, dan dalam kisah-kisah Patriarchs dan nabi-nabi dalam Kitab-Kitab Suci Perjanjian Lama,  itu sebenarnya ada Pintu, namun ia tidak dibicarakan terang-terangan, sebab, ia hanya tersingkap, apabila roh kudus/roh Kristus menjamah pengertian kita dan akal budi kita! Beth-El cuma salah satu contoh hadirat roh Tuhan di bumi yang telah dialami atau ditemui oleh Patriarch Jacob. Jacob sebenarnya telah menemui tipologi Kristus (typology of Christ), namun pengertiannya terbatas ketika itu, sebab sangkaannya, Tuhan YHVH itu telah memilih tempat meletakkan kepalanya di atas sejenis batu untuk tidur, lalu di situlah muncul, seperti pintu roh atau portal antar dimensi alam rohaniah, iaitu realiti Tuhan yang dapat dilihat dari portal di bumi itu. Fikirnya, pintu roh Tuhan ada di situ..., ia seolah-olah stationary di tanah Luz.  Sebab itu Jacob mendirikan batu itu (erected that monolithic pillar stone) sebagai designated spot/location, kepada portal of the interdimensional realities, lalu dia mengurapi pintu itu, tanpa ia menyedari bahawa sebenarnya, tindakannya menuangkan minyak pada batu tempat ia tidur itu adalah suatu nubuat typology yang merujuk kepada  pintu Roh Tuhan Bapa di bumi yang sebenar, iaitu peribadi Yeshua Kristus yang senantiasa diurapi (Kristus), --iaitu peribadi Yeshua Kristus Almasih. Lebih 2, 000 tahun kemudian Yeshua Almasih muncul di bumi dan, Yesus bersabda kepada murid-muridNya : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya akulah pintu ke domba-domba itu."

9 "Akulah Pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput." Yohanes 10: 9

 

Kejadian 28: 11-19.

11 ia sampai di 'suatu tempat' ('there is a place' ~ maw o' mah'), dan 'bermalam' ("rest" ~ kita belajar bagaimana kita diperdamaikan dengan Tuhan) di situ, karena matahari telah terbenam (gelap gulita, hilang haluan, lautan lepas, directionless~ biasanya kita minta Tuhan supaya, kita mati atau roh kita diambil). Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu. 12 maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu. 13 berdirilah Tuhan di sampingnya dan berfirman: "akulah Tuhan, Allah abraham, nenekmu, dan Allah ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. 14 keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu (the seed) serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. 15 sesungguhnya aku menyertai engkau dan aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang kujanjikan kepadamu." 16  ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya." 17 ia takut dan berkata: "alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga." 18  keesokan harinya pagi-pagi yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu, dan menuang minyak ke atasnya. 19 ia menamai tempat itu Beth-El; dahulu nama kota itu Lus.

 Yohanes 1: 49-51

49 kata Nathaniel kepada-nya: "Rabbi, engkau anak Allah, engkau raja orang Israel!"

50 Yesus menjawab, kata-nya: "karena aku berkata kepadamu: aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." 51  lalu kata Yesus kepadanya: "aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka (sorga terbuka) dan malaikat- malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia (~ kerana anak manusia ialah pintu gerbang sorga)."


MENYEMBAH TUHAN DI DALAM ROH DAN KEBENARAN


24 God Is Spirit, and those who worship him must worship in Spirit And Truth.”(John 4: 24)

6 but whenever you pray, go into your room and shut the door and pray to your Father who is in secret, and your father who sees in secret will reward you (Matthew 6: 6).

Romans 8:15

For you did not receive a spirit of slavery to fall back into fear, but you have received a spirit of adoption. When we cry, "Abba! Father!”

Galatians 4:6

And because you are children, God has sent the spirit of his son into our hearts, crying, “Abba! Father!”

     Urusan menyembah Roh Tuhan mestilah masuk Beth-El /kamar. Kita akan berkomunikasi dengan roh Tuhan (Beth-el), apabila kita menjadi anak-anak yang ditebus, kita menjadi temple of the holy ghost atau dapat berdoa atau berkomunikasi! Dahulunya, hanya imam besar, harun,  di balik tabir yang maha kudus sahaja yang dapat berkomunikasi dengan Tuhan YHVH, namun dalam Perjanjian Baru, semua orang percaya boleh berlari menuju yang maha kudus lalu berdoa kepada Tuhan " Doa Bapa Kami."


1 Corinthians 6:19-20

Or do you not know that your body is a temple of the holy spirit within you, which you have from God, and that you are not your own? For you were bought with a price; therefore, glorify God in your body.

19 or do you not know that your body is a temple of the holy spirit within you, which you have from God, and that you are not your own? 20 for you were bought with a price; therefore, glorify God in your body (1 Corinthians 6; 19-20).

 

14  semua orang, yang dipimpin roh Allah, adalah Anak Allah. 15 sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima roh yang menjadikan kamu Anak Allah. Oleh roh itu kita berseru: "Ya Abba, Ya Bapa!" 16 roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 17  dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan dia.18 sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita (Roma 8: 14-18).


26 likewise the spirit helps us in our weakness, for we do not know how to pray as we ought, but that very spirit intercedes with groanings too deep for words. 27 and God, who searches hearts, knows what is the mind of the spirit, because the spirit intercedes for the saints according to the will of God (Romans 8: 26-27).

 

14 if I sinned, you would be watching me and would not let my offense go unpunished. (1996 ad). 15 if I am guilty—woe to me!  even if I am innocent, I cannot lift my head, For I am full of shame and drowned in[a] my affliction (wounds). 16 if I hold my head high, you stalk me like a lion and again display your awesome power against me. (Job 10: 14-16/Romans 8:28).

...21 dan Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. (tb Kejadian 3:21)

    Apakah maksud pengajaran tentang realiti rohaniah sebenar atau tipologi Kristus bagi ayat 21 dalam Kejadian 3: 21, di mana Tuhan telah membuat 'pakaian' kepada manusia 'telanjang' (berdosa) dengan mencurahkan darah binatang lalu mengenakan 'pakaian' untuk menutupi ketelanjangan mereka?  Manusia itu telah berusaha menganyam daun pohon Ara untuk menutupi ketelanjangan tubuhnya, (Kejadian 3: 7), namun usaha manusia itu ataupun pengorbanan manusia itu TIDAK dapat menyembuhkan 'luka-luka'  pada tubuh roh ataupun dosa-dosa (ketelanjangan rohaniah). Korban Tuhanlah yang dapat menutupi ketelanjangan tubuh rohaniah manusia (Kejadian 3: 21), agar dapat tahan berdiri di depan hadirat Tuhan! 

     There must be divine sacrifice in endowing unconditional love to the creations. It was better understood by human comprehension through the ritual prayer of an animal sacrifice on the altar. Human understanding must be taught with wholistic knowledge i.e. spirit and soul together, so that they could see the mystery of the truth of God i.e. Christ Jesus.

However, there is no blood in heaven, therefore, the altar in heaven doesn't have any blood, but only the live coals of fire on the altar as in the vision of prophet Isaiah in Isaiah 6: 6. It was the prophetic will of God in Christ. It was Christ in the vision of heaven. Christ's atoning power executed by the seraphs/angels of God on earth. On earth, the altar needed the blood shedding for the executions of blood covenants between God and mankind. There must be blood shedding first as according to the will or word of God, even in Eden  in order to endow Adam and eve's redemption and salvation, in so much so, that they would regain the lost spiritual coverings which once they enjoyed in Eden; the losses were the garment of righteousness and the holy mantles. Therefore, when they received back the lost mantles, they were able to stand in the presence of the consuming holiness of the almighty God. And yet they were forbidden to stay in Eden, lest they ate the fruit of the tree of life and live forever. In order for the word of God to be true, they must be driven out of Eden, so that his word concerning death in eating the fruit of the tree of knowledge was, indeed, true otherwise he would be the God of lies; for he hath said before "you shall surely die." they couldn't die if they continually had access to the tree of life, they must be driven out of Eden to earth, so that God's word concerning death is always true!

 

20 lagi firman-nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-ku, sebab tidak ada orang yang memandang aku dapat hidup.”(kejadian 33: 20).

Manusia berdosa adalah disebut sebagai 'telanjang' dalam bahasa Roh Tuhan. Maka, diberikannya mereka pakaian untuk menutupi ketelajangan mereka. Ketelanjangan itu bermaksud kondisi roh manusia yang tidak dibaluti dengan segala 'kebaikan Tuhan' lantas tidak bertahan untuk mengadap hadirat Tuhan yang semarak MahasuciNya yang menghanguskan. Manusia perlu dibaluti dengan pakaian kudus (holy mantle) dan pakaian benar (righteous garment), supaya manusia itu dapat tahan berdiri di hadapan Tuhan ! Sebenarnya, penganugerahan pakaian atau 'diberikan pakaian' oleh Tuhan adalah juga bermaksud sebagai  diberikan pengampunan dosa-dosa atau kesembuhan luka-luka oleh Tuhan Ilahi.

19 tetapi firman-nya: “aku akan melewatkan segenap kegemilanganku dari depanmu dan menyerukan 'nama' Tuhan di depanmu: aku akan memberi Kasih Karunia kepada siapa yang kuberi Kasih Karunia dan mengasihani siapa yang kukasihani.” 20 lagi firman-nya: "engkau tidak tahan memandang wajahku, sebab tidak ada orang yang memandang aku dapat hidup.” 21 berfirmanlah Tuhan: "ada suatu tempat dekat-ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu; 22 apabila kemuliaanku lewat, maka aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan aku akan menudungi engkau dengan tanganku, sampai aku berjalan lewat. 23 kemudian aku akan menarik tanganku dan engkau akan melihat belakangku, tetapi wajahku tidak akan kelihatan.”(Keluaran 33:19-23)

4 ia harus mengenakan kemeja lenan yang kudus, dan ia harus menutupi auratnya dengan celana lenan dan ia harus memakai ikat pinggang lenan dan berlilitkan serban lenan; itulah pakaian kudus yang harus dikenakannya, sesudah ia membasuh tubuhnya dengan air. (tb Imamat 16:4)